About Corona Virus

- Virus Corona hanya rekayasa? -
Mungkin kebanyakan dari kita belakangan ini sudah tidak pernah memperhatikan kenaikan jumlah kasus corona, tapi faktanya kasus sedunia sudah diangka 391 juta dan 5,73 juta lainnya sudah menjadi korban jiwa. Sampai artikel ini saya tulis, kasus di Indonesia sendiri sudah menginjak angka 4,45 juta kasus. Akan kah kita masih ingin menganggap bahwa ini hanya "rekayasa" semata yang dibuat oleh segelintir orang?. Para ilmuan sendiri sudah membuktikan kalau virus corona bukan senjata biologis buatan, karena untuk membuat senjata virus kita perlu menjiplak materi genetik penyusun virus lain yang sudah ada. Tapi virus corona ini berbeda, lalu apa perbedaan nya? 
Yuk simak!

- Mengenal Virus Corona -
Virus corona berbeda, penyusunannya belum pernah kita ketahui. Virus yang ditemukan di Wuhan, Tingkok pada akhir tahun 2019 ini menyebar ke seluruh dunia hanya dalam waktu 1 bulan saja. Wuhan coronavirus, yang dinamakan WHO sebagai 2019 Novel Coronavirus adalah jenis virus corona yang baru ditemukan dan dapat menginfeksi manusia karena kecepatannya dalam berkembang biak. Walaupun, pada umumnya hanya menginfeksi binatang.

- Jenis Virus Corona -
Terdapat 7 jenis virus corona yang dapat menginfeksi manusia. Dua virus diantaranya adalah virus yang kita semua kenal beberapa tahun lalu, yaitu SARS-Coronavirus dan MERS-Coronavirus termasuk novel coronavirus yang baru ditemukan. Mereka semua adalah sekeluarga virus yang biasanya menyerang sistem pernapasan. Keberadaan virus yang baru dan misterius ini, menuai banyak pertanyaan dan dengan artikel ini, saya Natasya Cindy akan mencoba menjawab sebisa mungkin untuk meredakan rasa penasaran dan kecemasan kita.

Jadi, apa yang dimaksud dengan sebutan "2019 Novel Coronavirus"?. Yang dimaksud dengan virus novel adalah virus yang tidak pernah diidentifikasi sebelumnya. Virus ini pertama diindentifikasi di kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019 dan dicurigai dimulai dari sejenis kelelawar Chinese Rufous Horseshoe Bat yang dijual disebuah pasar seafood dari binatang yang hidup besar. Selain dapat berpindah dari binatang ke manusia, dapat juga ditularkan dari manusia ke manusia. 

- P R O S E S -
"Bagaimana virus corona menyebar kemudian menyerang organ tubuh kita?" "Dan mengapa infeksi virus ini bisa mematikan?"

Semua dimulai ketika virus corona masuk ke tubuh kita lewat percikan batuk atau bersin orang yang positif, baik secara langsung atau kita menyentuh benda yang sudah terkena percikannya, dan tidak mencuci tangan setelahnya. Kalau sudah begitu,
1. Virus ini akan masuk lewat saluran pernafasan 
2. Bergerak terus menuju sasaran utamanya yaitu paru-paru. Disinilah virus yang mempunyai 3 bagian utama ini mulai bekerja 
3. Paku protein corona ini akan menempel diparu-paru dan organ-organ lain, yang selnya kaya akan protein ACE2
4. Begitu sudah menempel, perlahan tapi pasti, virus ini akan mendorong masuk ke dalam sel kita. Dan begitu berhasil masuk barulah aksi sebenarnya dimulai.

Di fase ini, tubuh virus corona akan membuka dan menghack inti sel sehat untuk menipu sistem imun tubuh kita agar tidak menyerang virusnya, dan sekaligus membuat inti sel memproduksi cikal bakal virus corona baru. Sel yang sudah terinfeksi dan dihack ini akan terprogram untuk bunuh diri, dan melepaskan jutaan virus corona yang siap menginfeksi serta menghack sel-sel sehat lainnya.

Pada awalnya, mungkin kita hanya kemasukan virus corona yang jumlahnya sedikit, namun dalam hitungan hari saja sudah akan ada jutaan sampai milyaran virus corona baru, yang membuat paru-paru kita dipenuhi oleh mereka. Sistem imun tubuh akan merespon, dan virus corona menjadi penipu ulung yang bisa mengakali sistem imun tubuh. Mereka membuat sistem imun menyerang membabi buta, termasuk sel-sel sehat kita. Sistem imun jadi tidak tahu mana kawan, mana lawan, dan perlahan-lahan menjadi senjata makan tuan.

• Untuk sebagian besar kasus kejadian ini memang tidak berlangsung lama. Karena jika sistem imun kita kuat, mereka pun akan bisa menang dari segala taktik virus corona. 
• Tapi terkadang, jika tubuh kita sedang lemah, efeknya bisa parah. Kita bisa terkena radang paru-paru akibat sel sehat tidak bisa menahan bakteri Pneumonia. 
• Bahkan, untuk kasus yang kritis, bakteri ini tidak berhenti disana. Mereka bisa masuk ke aliran darah dan akhirnya menyerang seluruh tubuh. Kalau sudah begitu, bernafas saja akan sangat sulit dan hidup kita ada ditahapan yang sangat kritis.

- P E N C E G A H A N -
Mungkin membaca fakta-fakta barusan membuat kita jadi takut, dan khawatir. Tapi ingat, kita mempunyai cara memperkuat daya tahan tubuh kita sekaligus mencegah virus corona ini :
1. Rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun di air yang mengalir
2. Hindari kerumunan, jaga jarak setidaknya 1 meter antarsesama
3. Tetap dirumah jika tidak ada kepentingan, gunakan masker jika diluar rumah
4. Etika batuk & bersin : tutup dengan tissue/siku tangan
5. Hindari menyentuh wajah area mulut, hidung, dan mata
6. Jika merasa kurang sehat segera hubungi layanan kesehatan terdekat
7. Tetap tenang, jangan panik dan menerapkan pola hidup bersih & sehat seperti : makan makanan bergizi dengan mengikuti pedoman gizi seimbang, serta cukupkan diri dengan vitamin dan protein.
8. Segera melakukan vaksinasi.

                  - Mengenal Vaksin -
Terdapat 5 vaksin korona antara lain :
1. Sinovac (yang pertama masuk ke Indonesia)
2. Pfizer
3. Moderna
4. AstraZeneca
5. Sputnik V
Lantas, apa perbedaan dari vaksin-vaksin ini? Apakah ada yang lebih manjur? Atau apakah semuanya sama saja? Yuk simak!

• Sinovac, vaksin covid-19 buatan China yang menggunakan metode Inactivated Virus atau virus yang dinonaktifkan. Metode ini menggunakan virus covid-19 yang sudah dibunuh kemudian, dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Walaupun, nonaktif dan tidak dapat menyebar sistem imun akan tetap menanggapi nya dan mempelajari cara melawannya. Namun, respon dari sistem imun mungkin saja tidak se-ampuh jika melawan virus yang masih hidup. Oleh karena itu, tipe vaksin seperti ini memerlukan beberapa dosis agar efektif.

• AstraZeneca dan Sputnik V
Menggunakan metode Viral Vector metode ini menggunakan virus yang masih hidup namun, lebih relatif lemah. Virus lemah tersebut dijadikan tumpangan bagi materi genetik covid-19, yang akan digunakan oleh sistem imun untuk menciptakan kekebalan tanpa harus mengekspos tubuh terhadap bahaya dari virus corona yang asli. 

• Pfizer dan Moderna
Vaksin MRNA, cara kerja vaksin ini lumayan keren. Platform mRNA bekerja dengan cara mengajari sel tubuh cara membuat protein untuk memicu respons imun yang akan menghasilkan antibodi. Antibodi inilah yang akan melindungi tubuh dari infeksi virus. Meski berbasis teknologi genetik, kita tidak perlu khawatir, karena vaksin ini tidak akan mempengaruhi DNA manusia dengan cara apapun.

Pada dasarnya cara kerja vaksin relatif sama, yaitu untuk memberi sistem imun tubuh kita strategi melawan virus tanpa harus melawan virusnya secara langsung. Nah, cara menyampaikan strategi tersebut berbeda-beda untuk setiap vaksin.
Kalau kamu mau pilih vaksin yang mana?

Sekian artikel bertema Covid-19 ditulis oleh Natasya Cindy Pratiwi, semoga menambah wawasan serta bisa bermanfaat dan terimakasih.